Kamis, 20 November 2008

GADIS eps 1

GADIS ....

Di suatu desa di sumatra utara, ada seorang anak perempuan yang mempunyai cita-cita ingin menjadi wanita karir. Anak itu duduk di bangku SMK swasta di desanya. anak perempuan itu bernama Gadis. Gadis slalu rajin pergi ke sekolah,terkadang dia sedih melihat keadaan keluarganya. Ayahnya seorang supir truk . Ibunya hanya seorang ibu rumah tangga, tapi biarpun demikian gadis bangga punya orang tua seperti itu .
Gadis anak kediua dari lima bersaudara. Dulu kehidupan keluarganya tidak semiskin sekarang. Kadang ayahnya kerja dan terkadang tidak. Pagi ini Gadis berangkat ke sekolah, dia diberi uang untuk ongkos oleh ibunya, jarak dari rumah ke sekolah lumayan jauh. Dia harus naik angkot dua kali. Tapi Gadis slalu berangkat lebih awal, dia berjalan dan memotong jalan supaya dia bisa menghemat ongkos. Dia berjalan terus tanpa merasakan letih dan capek, dengan berjalan dia bisa menabung sisi ongkos yang di berikan orang tuanya.
Disekolah gadis termasuk siswa yang rajin, di sekolah dia selalu terpilih menjadi anggota di setiap kegiatan sekolah, gadis adalah anak yang giat dia mengambial jurusan akuntansi. Dan setiap ada kegiatan atau latihan di sekolah gadis selalu membawa bekal dari rumah, supaya dia tidak jajan lagi. Karena dia sadar dia bukan dari keluarga yang berada, dia lebih senang menabung untuk keprluan sekolah apabila orang tuanya tidak bisa memberikan uang jajan.
Di sekolah Gadis mempunyai sahabat yang bernama Juli, mereka berdua sangat akrab, juli juga mempunyai latar belakang keluarga yang sama dengan gadis. Dimana ada Gadis di situ ada Juli.

Bersambung....

Read more...

Rabu, 19 November 2008

GADIS eps 2

Gadis berjalan memasuki ruag kelas II, dia mau menemui kakak kelasnya, namanya nita. Nita sangat baik dan mengagnggab gadis sebagai adiknya sendiri. gadis duduk di atas meja sambil bercanda dengan nita, juli dan kakak kelasnya yang lain. Tiba tiba datang seorang cowok, dari tampangnya sih ganteng juga, cowok tadi memukul meja dan berkata " he ..kamu kira ini sekolah orang tuamu seenaknya aja duduk di atas meja". Gadis terkejut mendengar cowok itu berkata seperti itu. Gadis berlari dan air matanya menetes, juli juga ikut berlari mengejar sahabatnya.

Didalam ruang kelas I Ak gadis menangis terisak isak dan juli berusaha menghibur sahabatnya, "sudha dis jangan menangis lagi, mungkin itu cowok suka sama kamu dan dia ngak tau gimana cara untuk mencari perhatian kamu ". Jul .. aku ngak kenal sama cowok itu, tapi kenapa dia seenaknya membentak dan mempermalukan aku? sambil menangis gadis terus bingung dengan keladian itu. Jam menunjukkan pukul 13:30 dan bersamaan itu pula bel menandakan pelajaran hari ini berakhir. suara berisik terdengar dimana mana. gadis berkemas kemas menuju gerbang dan disampingnya juli gelisah lihat kanan kiri depan belakang sepertinya mencari sesuaatu. " jul.....lisatin apa sih ...?? (sambil menarik tangan juli. Eng..ngak ........liat apa apa. Tiba tiba dari belakang ada seseorang yang menyentuh bahu.

Maaf ... aku boleh bicara sebentar saja. masalah tadi aku, gadis menatap cowok itu dengan tatapan penuh dendam " sepertinya ngak ada yang perlu di bicarakan. teman bukan saudara bukan juga dan kamu ngak punya hak untuk membentak saya, minggir...
Dengan lantangnya gadis membentak cowok itu. Dan juli hran melihat sahabatnya yang selama ini lembut bisa segalak itu. "dis dia itu ketua osis rebutan cewek - cewek disekolah. kamu kok galak amat" Biarin siapa suruh dia bentak-bentak aku duluan. aku ngak peduli biarin dia ganteng, ketua osis bodo amat, pak amat aja ngak peduli. kedua sahabat itu berjalan sambil bercanda. Disebuah persimpangan jalan gadis dan juli berpisah. da...da... juli sampai ketemu besok ya... seru gadis sambil melambaikan tangannya untuk sahabatnya.

Bersambung ...

Read more...

hannigues

Link To My Friends

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP