Minggu, 01 Februari 2009

Bakat dan Cara Belajar Anak

By, Miss. Hani

Saya mempunya cerita tentang cara anak - anak belajar, dan saya mempunyai beberapa siswa yang kelakuan dan cara belajarnya berbeda - beda. saya senang melihat tingkah laku anak - anak, dari situ saya bisa . Saya senang dengan dunia anak - anak, sepertinya dunia anak itu tidak habis untuk ci ceritakan, melihat anak bermain, belajar inspirasi saya bertambah. Disini saya akan membuat kriteria anak dan bagaimana cara anak itu belajar. Dan bagaimana cara anak tersebut beradaptasi terhadap lingkungan sekitarnya.

Adinda Katrien

Anak ini berumur 4 tahun, anaknya sangat dewasa dan ramah. Dia mungkin terbiasa berkomunikasi dengan orang - orang dewasa sehingga dia menjadi dewasa juga. Anaknya ini sangat menyenangkan dan setiap orang pasti geram melihat anak ini, di kelas setiap dia ngak bisa mengerjakan tugas dia selalu berkata " ngak bisa bos " kata - kata itu selalu keluar dari mulutnya, mendengar dia berkata seperti itu saya jadi tersenyum. Dia belum TK, memang anaknya pembosan tapi cara mengatasinya adalah' kalau kita lihat katrien sudah bosan dan jenuh ajaklah anak itu berbicara tentang hobby dan kesukaannya, setelah melihat semangat dalam raut wajahnya, mulailah mengajak dia belajar lagi. Dia akan mau dan semangat belajar lagi.
Katrien adalah anak yang cerdas tapi di usianya yang masih muda minat belajarnya masih kurang, dan inilah anak yang punya banyak cerita untuk di bicarakan dengan teman atau gurunya.


Elsa (eca)

Elsa duduk di sekolah taman kanak - kanak kls O kecil, dia suka bangat menggagu teman dan mencoret buku. Elsa tergolong anak yang pendiam dan jarang komunikasi anak ini lebih suka diam dan daya tangkapnya sedikit lambat. Tapi minat belajarnya masih ada, anak ini selalu bilang ngak tahu, kalau dia tidak bisa belajar. anak yang manis dan anak ini ngak bisa terlalu capek berpikir. Elsa mungkin akan lama bisa membaca, karena dari caranya belajar dia orangnya pembosan, tapi saya akan berusaha membuat anak ini bisa membaca dan menulis. Semangat orang tuanya untuk membuat anaknya belajar sangat tinggi. Dan mungkin elsa di rumah juga bisa di katakan kurang pergaulan. Lingkungan bisa membuat anak pintar dan lingkungan juga bisa membuat anak rusak, itu tergantung orang tua dan orang di sekelilingnya bagaimana menyikapinya.


Melinda (rara)


Anak ini memang lain dari yang lain, minat belajarnya memang tinggi tapi dia tidak pernah memperhatikan apa yang kita tunjuk, caranya belajar dia tidak mau melihat buku tapi dia melihat mulut kita, bagaimana cara kita menyampailan pelajaran.Tapi anak ini butuh perhatian khusus. Dia sudah pernah melakukan terapi, dan dia selain belajar dengan saya dia juga belajar di tempat lain. Orang tuanya berusaha gimanapun caranya rara harus bisa membaca dan menulis seperti anak - anak yang lain. Tapi rara suka menyanyi, dia selalu bernyanyi apabila dia sudah merasa bosan dan jenuh belajar. Anak ini sifatnya tidak pernah mengganggu orang lain biarpun dia di ganggu sama temannya atau siapapun.

Adinda (dinda)

Dinda berusia 5 tahun dan dia sudah duduk di TK kelas O besar, badannya juga lumayan besar, dan daya tangkapnya juga cepat. Dinda termasuk anak yang cerdas tapi sayang dinda jarang tersenyum. dan dia tidak bisa menyesuaikan diri dengan tema - temannya. Dinda setiap belajara harus di tungguin oleh mamanya, pernah suatu hari mamanya pergi dan dinda menangis terisak isak, saya tanya kenapa dinda menangis. dia bilang mamanya pergi. Aku berusaha menghibur dan menenangkan dinda, akhirnya tenang juga, bagaimanapun anak itu menangis atau marah kita pasti bisa menenangkanya dengan kesabaran dan berikan dia kasih sayang dan ajak dia bicara yang bisa membuat dia senang dan melupakan sejenak kejadian tadi. Saya yakin setiap anak pasti bisa merasakan kasih sayang yang kita berikan.







16 komentar:

Bang Ir 24 Januari 2009 23.09  

oya...arikel dan tulisannya bagus-bagus...salam kenal juga. Salam

Ali Munandar 24 Januari 2009 23.31  

ceritanya menarik nih ..

salam kenal

Erik 25 Januari 2009 00.03  

Tips yang menarik mbak Hani, memang usia seperti katrien belum bisa terlalu lama fokus pada sesuatu ya...

Cece™ 25 Januari 2009 03.26  

Mengajarkan anak yang masih kecil memang agak merepotkan, perlu adanya kesabaran serta pemahaman yang lebih. Pendekatan yang tepat akan sangat membantu cara belajar anak :)

Nice post.

Prihandoko 26 Januari 2009 19.10  

sy perlu banyak belajar dari mbak Hani utk buah hatiku Audrey

DegDegan.duniamaya98 26 Januari 2009 22.57  

Anak merupakan generasi penerus keluarga, bangsa. Bagaimanapun juga saya teringat akan masa kecil saya sewaktu membaca artikel ini, dan tak terasa waktu bergulir begitu cepatnya hingga aku sekarang "Dewasa"
TTD.
Duniamaya98

M. Faisal Lubis 27 Januari 2009 06.22  

hi... miss hanni how's your kids?

i think, it is nice to have a lots of kids.....

regards,
faisal

Nurhani Salwa Binti Jamaluddin 27 Januari 2009 07.21  

Miss Hani,

Kebetulan aja nama kita serupa:) Kawan2 memanggil saya hani:)_Salam ziarah dari saya. Seronok membaca entri ini, kerana kanak-kanak sesungguhnya makhluk Allah yang comel dan riang, dan ibu bapa dan persekitaran yang akan membentuk tingkahlaku, psikologi dan pemikiran mereka.

bvlgarigirl @ Arianna 29 Januari 2009 08.04  

haii blog cute..

salam dari malaysia...dah follow u juga

Imelda 1 Februari 2009 08.38  

been here for a visit.... . nice blog. .

cessyaaaa, caroline 3 Februari 2009 05.08  

kudanya lari kencang ya..

Hi, really nice your post.. smile for you http://panangian.blogspot.com/

rantong 4 Februari 2009 14.18  

Sekadar ingat mengingatkan. Jangan lupa selalu berdoa untuk saudara kita di Palestin. Doa Qunut Nazilah

“Ya Allah, sesungguhnya kami bermohon pertolongan Mu, kami meminta ampun kepada Mu, kami memohon petunjuk dari Mu, kami beriman kepada Mu, kami berserah kepada Mu dan kami memuji Mu dengan segala kebaikan, kami mensyukuri dan tidak mengkufuri Mu, kami melepaskan diri daripada sesiapa yang durhaka kepada Mu.

Ya Allah, Engkau yang kami sembah dan kepada Engkau kami bersalat dan sujud, dan kepada Engkau jualah kami datang bergegas, kami mengharap rahmat Mu dan kami takut akan azab Mu kerana azab Mu yang sebenar akan menyusul mereka yang kufur Ya Allah, Muliakanlah Islam dan masyarakat Islam. Hentikanlah segala macam kezaliman dan permusuham, Bantulah saudara-saudara kami di mana sahaja mereka berada. Angkatlah dari mereka kesusahan, bala, peperangan dan permusuhan.

Ya Allah, selamatkanlah kami dari segala keburukan dan janganlah Engkau jadikan kami tempat turunnya bencana, hindarkanlah kami dari segala bala kerana tidak sesiapa yang dapat menghindarkannya melainkan Engkau, ya Allah.”
Sumber: JAKIM
View Profile: Rantong

hikmatullah 15 Februari 2009 14.25  

hehe....nice blog hanni..
maju terus ceritakan kisah mu ke seluruh dunia..good luck

ummul 23 Februari 2009 19.41  

Saya sekarang menjadi fasilitator pendidikan di perguruan tinggi. Tapi saat ini masih punya cita-cita juga untuk terjun di dinamika edukasi dasar. Wah... betapa indahnya masa kanak-kanak, saat tumbuh kembang, saat segalanya masih putih bersih. Berbahagialah teman-teman yang mendampingi generasi kita bisa melukiskan cita-citanya di lembaran putih hidupnya. Tetap semangat!

:-)

hannigues

Link To My Friends

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP